Orang Tua Winda Lorenza Gowasa Ungkap Kejanggalan Kematian Putrinya, Luka Lebam hingga Dilarang Autopsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yestin Laia, orang tua Winda Lorenza Gowasa, mengungkapkan sejumlah kejanggalan terkait kematian putrinya yang dilaporkan sebagai bunuh diri menggunakan senjata api milik suaminya, Brigadir IH, di Medan, Sumatera Utara. Menurut Yestin, ia dan keluarganya dilarang keras untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Winda, sekaligus diberi tekanan oleh keluarga besar Brigadir IH agar tidak melaporkan kematian tersebut ke polisi. Luka lebam yang ditemukan pada tubuh Winda menjadi salah satu faktor yang mencurigakan bagi keluarga. Yestin juga menyatakan bahwa ia sempat menerima intimidasi dan ancaman terkait pekerjaan Brigadir IH ketika berusaha mendapatkan informasi mengenai penyebab kematian anaknya. Keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk mendapatkan penanganan yang adil. Kematian Winda telah menimbulkan banyak pertanyaan terkait laporan resmi yang diterima, terutama mengingat larangan autopsi dan tekanan yang diberikan kepada keluarga.
Bagikan
Berita terkait
BPJS Kesehatan Medan Dorong Media Perkuat Edukasi Layanan JKN
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.30
International Wildlife Museum & Gallery Gandeng JRP Untuk Perlindungan Wisatawan
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 19.40
Timnas Voli Putra Indonesia Jaga Asa ke Perempat Final Asian Games 2026 Seusai Tekuk Kirgistan
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 15.31
Filep Wamafma Dorong Mekanisme Nasional untuk Penyelesaian Konflik Papua
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 10.46