Orang utan Kutai Timur diselamatkan, dikembalikan ke habitatnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seekor orang utan jantan muncul di area konsesi hutan di Kutai Timur, Kalimantan Timur sejak Juni 2026, memicu operasi pencarian dan penyelamatan bersama BKSDA Kalimantan Timur, Conservation Action Network (CAN), dan pihak terkait. Orang utan ini dilaporkan melintas di jalan tanah di kawasan tersebut dan sempat berhenti untuk mengamati sekitarnya. Tim gabungan yang turun sejak Juli 2026 melakukan pencarian dengan penelusuran lapangan, pemantauan drone, dan pengumpulan laporan dari warga, namun hingga awal September jejaknya belum ditemukan akibat musim kemarau yang mengeringkan tanah dan menyusutkan sungai. Pada 17 September 2026, orang utan berhasil kembali terlihat dan berhasil dievakuasi serta dilepas ke kawasan hutan produksi milik PT RHOI di Kecamatan Muara Wahau. Paulinus Kristanto, pendiri CAN, menyatakan bahwa kondisi musim kemarau diduga menyebabkan primata ini keluar dari habitat alaminya. Pihak terkait tetap melakukan pemantauan dan mengimbau warga agar melaporkan jika orang utan tersebut muncul kembali.
Bagikan
Berita terkait
Kemenhut Selamatkan 100 Satwa Terdampak Karhutla, 53 Orang Utan
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.19
Orang Utan Sampurna Mati Usai Berjuang dari Asap Karhutla
kumparan · 4 September 2026 pukul 08.03
Orang Utan Sempurna yang Pingsan Akibat Asap Karhutla di Kalbar Mati
Detik.com · 3 September 2026 pukul 19.35
Asap Karhutla Memprihatinkan Sampai Bikin Orang Utan Pingsan
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.04