OSN 2026 Ditutup, Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Ini Bukan Sekadar Ajang Cari Medali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Menengah Tahun 2026 resmi ditutup oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur. Dalam ajang ini, 566 peserta dari seluruh Indonesia bertanding di sembilan cabang mata pelajaran: astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika. Hasil kejuaraan menunjukkan 45 peserta meraih medali emas, 90 medali perak, dan 135 medali perunggu. DKI Jakarta berhasil menjadi juara umum dengan total 82 medali, meliputi 21 emas, 26 perak, dan 35 perunggu. Di samping OSN, kompetisi Eksibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) juga digelar dengan 2 medali emas, 4 perak, dan 6 perunggu melalui kerja sama Puspresnas, Universitas Cakrawala, dan Casio. Menurut Abdul Mu'ti, OSN bukan sekadar ajang pencarian medali, tetapi sarana untuk menemukan dan mengembangkan potensi akademik generasi muda Indonesia. Ia menekankan bahwa seluruh peserta yang mencapai tingkat nasional telah melalui proses seleksi dan memiliki potensi yang perlu terus dikembangkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 17.17
OSN 2026 Resmi Ditutup, DKI Jakarta Raih Juara Umum
Berita terkait
Tahapan Lengkap OMI Bidang Sains Kemenag 2026 dan Mekanisme Tes
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 17.30
MTsN 2 Tanggamus Kirim Sembilan Siswa Terbaik di Olimpiade Madrasah Indonesia 2026
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 17.05
2.000 Lebih Pelajar Ikuti Kompetisi Matematika untuk Asah Cara Berpikir Kritis
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.36
Kemendikdasmen Beri Penghargaan Siswa Berprestasi, Berpeluang Raih Beasiswa LPDP
kumparan · 7 September 2026 pukul 13.22