Pacu Jalur Resmi Dibuka, Pemprov dan Polda Riau Ajak Warga Jaga Sungai Kuantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Festival budaya Pacu Jalur di Tepian Narosa, Kuantan Singingi, Riau secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Acara ini bertujuan mempromosikan tradisi pacu jalur sekaligus mengajak masyarakat menjaga kelestarian Sungai Kuantan. Festival dijadwalkan berlangsung hingga 23 Agustus 2026 dan dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, serta jajaran Forkopimda. Pacu Jalur dianggap kebanggaan budaya masyarakat Kuantan Singingi yang kini telah mendunia.
Dalam sambutannya, SF Hariyanto menekankan bahwa semakin terkenal Pacu Jalur, semakin besar tanggung jawab untuk menjaga Sungai Kuantan sebagai sumber kehidupan dan identitas masyarakat setempati. Ia juga menyampaikan bahwa festival tidak hanya fokus pada aspek budaya, tetapi juga bertujuan memberikan dampak nyata pada sektor pariwisata, ekonomi, dan konektivitas wilayah. Menurutnya, perbaikan konektivitas akan memudahkan wisatawan datang, distribusi barang lancar, dan investasi terbuka, sehingga mendorong pertumbuhan perekonomian lokal.
SF Hariyanto mengapresiasi berhasilnya kerja sama antara Polda Riau, Pemprov, dan masyarakat dalam melakukan penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) serta menjaga kelestarian sungai. Ia menegaskan bahwa pelestarian Sungai Kuantan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan kepolisian, tetapi juga seluruh elemen masyarakat agar tradisi Pacu Jalur tetap dapat dilestarikan di masa depan.
Bagikan
Berita terkait
Ekowisata Jadi Mesin Ekonomi, Menteri Jumhur Tekankan Kelestarian Alam
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 22.24
Tingkatkan Literasi Maritim, PTK Revitalisasi 57 Perpustakaan di Wilayah Operasional
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 19.10
Jaga Ekosistem Pesisir, Bank Aladin Syariah Tanam 1.000 Mangrove di Pulau Pari
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 17.31
17 Pelajar Jakarta Ubah Kain Perca Jadi Peta Indonesia dan Karya Fashion untuk Amal Inklusi
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.31