Pakai Metode Biologis, 28 Dokter Mesir-Mahasiswa Indonesia Dilatih Penanganan Korban Perang Gaza
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 28 peserta terdiri dari dokter Mesir, dokter Palestina, dan mahasiswa kedokteran Indonesia yang berada di Kairo mengikuti pelatihan penanganan luka korban perang Gaza. Pelatihan ini menggunakan teknik Advance Technique Wound Healing berbasis metode biologis untuk mempercepat proses penyembuhan luka.
Pelatihan merupakan kerja sama antara Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dengan Rumah Sakit Bulan Sabit Merah Palestina di Kairo, Mesir. Dalam pertemuan tersebut, Ketua MPA BSMI Prof. Basuki Supartono dan Bendahara Umum dr Prita Kusumaningsih bertemu langsung dengan Direktur RS Bulan Sabit Merah Palestina, dr Mai Arif, untuk membahas kerja sama jangka panjang dalam teknik perawatan luka terkini.
Selain pelatihan, BSMI juga menyerahkan bantuan berupa alat-alat dan bahan penyembuhan luka kepada RS Bulan Sabit Merah Palestina. Sebagai bagian dari kesepakatan, RS tersebut akan mengirimkan satu dokter untuk belajar lebih intensif kepada BSMI guna mendalami metode Advanced Technique Wound Healing. Kerja sama ini diharapkan mendukung tenaga medis di Mesir dalam merawat pasien luka dari Gaza.
Bagikan
Berita terkait
Pada Momen Peringatan HUT Ke-81 RI, Menhan Sjafrie Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa NTT
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.27
Kemenkes siagakan 9 HEOC, pastikan penanganan kesehatan pascagempa NTT
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.13
5 Bahan Alami untuk Mengatasi Sakit Kepala
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.10
Raja Harald V dari Norwegia Dirawat di Rumah Sakit, Putera Mahkota Haakon Jadi Regent
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 07.41