Pakar Hukum: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif Amankan Aksi 27 Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar hukum Romli Atmasasmita menilai sistem pengamanan Polri pada aksi unjuk rasa 27 Agustus 2026 berhasil menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Keberhasilan ini disebabkan oleh pendekatan 'Presisi' yang mencakup prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Sistem ini memungkinkan Polri tidak hanya bereaksi setelah gangguan terjadi, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan sejak dini melalui perencanaan, pelatihan, dan penerapan sistem pengamanan yang terukur. Romli menekankan adanya kesiapan struktural di Polri untuk menghadapi berbagai gangguan keamanan, dengan sistem berpola yang responsif cepat. Pengalaman pengamanan aksi demonstrasi berskala besar menjadi indikator penting efektivitas penerapan konsep Presisi di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 14.47
Pascademonstrasi, Polri sebut situasi keamanan terpantau kondusif
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 07.40
Gelar Patroli Malam, Polresta Tangerang Sebut Situasi Wilayah Kondusif
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.40
Misbakhun Sebut Negara Hadir Pulihkan Kepercayaan Publik ke Perbankan
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.57
Menko Polkam Pastikan TNI-Polri Siap Kawal Aksi Massa di DPR Hari Ini
Berita terkait
Boni Hargens: Polri Sukses Cegah “Angsa Hitam” dalam Aksi 27 Agustus
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 12.40
Demo 27 Agustus, Polda Metro Jaya Kerahkan 4.274 Personel di Sejumlah Titik Jakarta
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 10.15
Demo 27 Agustus, Kedubes AS Minta Warganya Waspadai Situasi
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 09.06
Jelang Aksi Demo Besok, Polri Ajak Masyarakat Jaga Ruang Publik Bersama-sama
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 20.00