Pakar Israel: Teroris Yahudi Jadi Pihak yang Berkuasa Penuh di Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Analis militer senior Israel Ron Ben-Yishai memperingatkan bahwa ekstremis dan teroris Yahudi kini memiliki "kekuasaan penuh" di Tepi Barat yang diduduki. Menurutnya, tentara Israel melindungi tindakan ilegal kelompok ini dan melayani kepentingan politik pemerintah sayap kanan, sehingga IDF, polisi, dan Shin Bet tidak lagi mampu menegakkan hukum terhadap pemukim ekstremis Yahudi yang melakukan kekerasan. Ben-Yishai menyatakan IDF telah kehilangan kendali atas kaum ekstremis di kalangan pemukim dan berubah menjadi perusahaan keamanan yang melayani keinginan serta tindakan ilegal mereka.
Penilaian ini muncul setelah bentrokan mematikan di desa Tell, Palestina, dekat Nablus, bulan lalu. Laporan awal Israel menggambarkan insiden tersebut sebagai "serangan teror" oleh pihak Palestina. Namun, Ben-Yishai menepis klaim tersebut, dengan mengatakan kekerasan bermula setelah puluhan pemukim bersenjata Israel memasuki desa Palestina itu. Warga Palestina berusaha mengusir kelompok teroris Israel tersebut. Dalam pergulatan yang terjadi kemudian, seorang pria Palestina berhasil merebut senapan dari anggota tim keamanan permukiman Havat Gilad dan melepaskan tembakan.
Ben-Yishai menyebut situasi di mana tentara melindungi "kaum ekstremis dan teroris Yahudi" sebagai sesuatu yang tidak dapat ditoleransi, dan memperingatkan tentang pengaruh ekstremis yang semakin besar di wilayah tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Listrik dan Jaringan Komunikasi Diklaim Hampir Pulih 100 Persen Pascagempa NTT
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 23.22
Di Tengah Karnaval HUT ke-81 RI, Menkomdigi Ingatkan Masyarakat Peduli Korban Gempa NTT
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 23.22
Polda Riau Tuntaskan 17 Hari Misi Ekspedisi Merah Putih di HUT ke-81 RI
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.12
Atasi Kekeringan di Klaten, 548 Tangki Bantuan Air Tersalurkan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 23.09