Pakar ITS Ingatkan Gempa Susulan di NTT hingga 2 Pekan, Bisa Capai Magnitudo 6
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi (15/8) menyebabkan 70 orang meninggal dan 40.040 warga mengungsi hingga hari keempat pascabencana. Mereka masih berada di bawah ancaman gempa susulan. Pakar seismologi ITS, Kadek Hendrawan Palgunadi, memperingatkan bahwa gempa susulan bisa terjadi hingga dua minggu ke depan. Secara statistik, gempa dengan magnitudo 7,7 biasanya diikuti oleh setidaknya tiga gempa aftershock dengan magnitudo sekitar 6. Gempa susulan ini disebabkan oleh aktivitas sesar-sesar kecil di sekitar patahan utama. Kadek menjelaskan bahwa kekuatan aftershock umumnya menurun seiring waktu. Kawasan ini dilintasi oleh sesar Flores Back-Arc Thrust, yang pernah memicu gempa magnitudo 7,7 pada 1992 dan diproyeksikan bisa menghasilkan magnitudo maksimal hingga 7,8. Kadek mengimbau warga, relawan evakuasi, dan tim asesmen bangunan untuk tetap siaga selama dua pekan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.54
Gempa NTT Masih Berlanjut, Pengungsi Tembus 92 Ribu
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.52
Waspada Gempa Susulan di NTT hingga 3 Pekan, Warga Diminta Tak Panik
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.04
BMKG: Gempa Susulan di NTT Berpotensi Terjadi Sampai Akhir September 2026
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.37
Update Korban Tewas Akibat Gempa NTT: 71 Orang
Berita terkait
Gempa Susulan Terus Terjadi di NTT, Kini Tembus 10.232 Kejadian
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.12
BNPB: Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 18.29
Hampir 10 Ribu Gempa Susulan Guncang NTT, 155 Kali Dirasakan Warga
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 18.00
BNPB Sebut Korban Meninggal Gempa NTT Tidak Bertambah, Masih Sebegini
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 00.10