Pakar ITS soal Insiden Kapal Virgo Terbalik: Tak Cocok di Laut RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KM Virgo Transport 8, kapal ferry bekas Jepang berusia 39 tahun, mengalami kebakaran dan tenggelam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari. Kapal yang dioperasikan oleh PT Virgo Karya Shipping sejak akhir 2025 ini awalnya bernama Ferry Kurushima dan dirancang untuk rute dangkal di Laut Seto, Jepang. Setelah diambil alih, kapal ini dipaksa melintasi Laut Jawa yang lebih eksposif terhadap angin monsun dan gelombang tinggi antara 1,5 hingga 2,5 meter. Menurut Prof Ir I Ketut Aria Pria Utama dari ITS Surabaya, modifikasi lambung kapal seperti penambahan pintu samping dan bukaan untuk penghematan AC berpotensi menyebabkan air masuk ke geladak kendaraan. Jika tidak ada sistem pompa yang memadai, air yang terjebak dapat memicu efek sloshing yang membuat kapal oleng dan akhirnya tenggelam. Kapal ini mengangkut 243 penumpang, awak kapal, dan 89 kendaraan. Hingga kini, 108 orang berhasil diselamatkan, 6 orang dinyatakan meninggal, dan 129 orang masih dalam proses pencarian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.35
Pakar Soroti Aspek Seakeeping dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 09.33
MTI: Usia Kapal Bukan Vonis Penyebab Kecelakaan KM Virgo Transport 8
Berita terkait
Kunjungi Posko Terpadu, BHS Ungkap Ancaman Muatan Berat di KM Virgo Transport 8
JawaPos · 16 September 2026 pukul 08.00
Basarnas Tegaskan Operasi SAR KM Virgo 8 Sesuai Standar Internasional
JawaPos · 16 September 2026 pukul 06.30
Nakhoda KM Virgo Ditemukan Selamat, Wamenhub: Sedang Diperiksa
Detik.com · 15 September 2026 pukul 23.50
Cuaca Buruk, Pencarian 129 Korban KM Virgo Transport 8 di Bawah Laut Kembali Tertunda
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 22.45