Pakar Militer Iran Prediksi AS Akan Hadapi Mimpi Terburuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pemimpin Iran, termasuk pakar militer Ali Akbar Dareini dari Pusat Studi Strategis Teheran, meyakini kebijakan menahan diri tidak lagi menguntungkan. Mereka mengamati eskalasi sebagai pilihan baru, dengan Dareini menyatakan Presiden AS Donald Trump mungkin lebih memilih perang berskala besar setelah pemilihan paruh waktu, namun saat ini lebih condong pada perang hibrida meliputi serangan militer terbatas, sanksi, dan blokade laut.
Dareini menjelaskan Trump tampak kesal karena Iran tetap memegang kendali atas Selat Hormuz, menyertakan klaim Trump bahwa AS telah melumpuhkan radar Iran. Namun, menurut Dareini, tidak ada yang berubah dan Iran terus mempertahankan kendali penuh atas Selat Hormuz, yang menjadi reaksi terhadap sikap AS.
Serangan AS terhadap tiga kapal tanker minyak menandakan ketegangan sedang meningkat. Dareini memperingatkan bahwa situasi semakin mendekati skenario konflik besar yang ingin dihindari oleh semua pihak, termasuk Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.40
Donald Trump Sebut Perang Iran Cuma 'Hal Kecil' saat 18 Ribu Personel AS Tewas
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 10.15
Trump Pastikan Peran Selat Hormuz akan Berkurang
Detik.com · 5 September 2026 pukul 09.10
Trump Bilang AS Bisa Serang Gunung Pickaxe Iran Segera!
Detik.com · 5 September 2026 pukul 05.28
Trump Anggap Perang Iran Sebagai 'Hal Kecil' Bagi AS
Berita terkait
AS dapat Serangan Bertubi, Trump Provokasi Rakyat Iran untuk Kudeta
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.35
AS Ancam Serang Iran Lagi, Trump: Lihat Saja Apa yang Terjadi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.48
Trump Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Jutaan Barel Minyak Melintas
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.21
Trump Klaim Selat Hormuz Sudah Bersih dari Ranjau
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 10.38