PAM JAYA Lakukan Mitigasi Adaptif untuk Jaga Keberlangsungan Layanan Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PAM JAYA melakukan mitigasi adaptif untuk menjaga keberlangsungan layanan air pasca penghentian operasi IPA Hutan Kota. Penyebabnya adalah penurunan debit Kali Angke yang menyebabkan intrusi air laut, meningkatkan kandungan TDS hingga 10.000 ppm (batas baku 300 ppm). Untuk mengantisipasi, PAM JAYA meminta PT JUP berhenti operasi sejak 15 September 2026 dan merealokasikan suplai dari sumber lain seperti Waduk Jatiluhur. Selama 48 jam sejak 18 September, area 10 kelurahan terdampak mengalami penyesuaian layanan. Sebagai kompensasi, 44.872 pelanggan kelas 2A1 dan 2A2 mendapat potongan tagihan 10% (minimum Rp 10.000, maksimum Rp 50.000) dan 72 mobil tangki air gratis tersedia melalui hotline 1500223.
Bagikan
Berita terkait
Gangguan Air di Jakarta Barat akibat Kekeringan? Ini Bantahan PAM Jaya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 14.27
PAM Jaya Pastikan Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Pengaruhi Kualitas Air Jakarta
VOI · 8 September 2026 pukul 11.30
Abu Anak Krakatau Menyebar, PAM Jaya Ungkap Kondisi Air Jakarta
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 11.09
Abu Vulkanik Sampai Jakarta, PAM JAYA Sebut Kualitas Air Aman
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.24