PANDI dan Kemenekraf Berkolaborasi, Dorong IP Indonesia Go Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bertemu dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk membahas kolaborasi penguatan intellectual property (IP) Indonesia melalui teknologi dan identitas digital. Pertemuan ini bertujuan mendukung pengembangan ekonomi kreatif Indonesia di era digital. Ketua PANDI, Isnawan, menekankan bahwa nama domain bukan sekadar alamat situs, tetapi juga bagian penting dari identitas digital karya, merek, dan kekayaan budaya Indonesia. Dengan penguatan identitas digital, produk kreatif Indonesia diharapkan lebih mudah dikenali dan menjangkau pasar yang lebih luas. PANDI juga memperkenalkan inisiatif digitalisasi aksara Nusantara yang dapat digunakan dalam sistem nama domain, sehingga aksara daerah tidak hanya dilestarikan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan sebagai aset kreatif dan IP di dunia digital. Inisiatif ini mencerminkan upaya integrasi budaya dan teknologi untuk mendukung kompetitivitas ekonomi kreatif Indonesia secara global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 September 2026 pukul 13.49
Bukan Sekadar Alamat Website, Domain Dibidik Jadi Identitas IP
Berita terkait
Genap 20 Tahun, Pandi Bukukan Lebih dari 1,5 Juta Domain .id
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 00.10
Pengguna Domain .Id Tembus 1,5 Juta, Pangsa Pasar di Indonesia Naik Jadi 58 Persen
JawaPos · 1 September 2026 pukul 21.15
Domain .id Kini Tembus 1,5 Juta Pengguna dan Kuasai Pasar Lokal
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.06
Gandeng PANDI, Fadli Zon Dorong Digitalisasi Aksara Nusantara demi Jaga Identitas Bangsa
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.24