Pangeran Harry Tak Lagi di Dewan African Parks, Organisasi Pernah Akui Pelanggaran HAM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pangeran Harry tidak lagi menjadi anggota dewan African Parks setelah hampir 10 tahun keterlibatan. Organisasi konservasi itu pernah mengakui pelanggaran HAM oleh petugas penjaga pada 2023. Harry tetap mendukung misi African Parks meski tidak lagi di dewan. Keterlibatan Harry mencakup peran presiden pada 2017 dan dewan direksi pada 2023. African Parks melakukan penyelidikan independen atas tuduhan pemerasan dan penyiksaan petugas. Hasil penyelidikan mengakui pelanggaran HAM dalam beberapa insiden. Organisasi mengakui kelemahan sistem pada masa awal pengelolaan Taman Nasional Odzala-Kokoua. Harry juga mundur sebagai pelindung Sentebale pada Maret 2025 akibat perselisihan internal. Kedua anak Harry dan Meghan akan sekolah di Inggris. Raja Charles mengetahui rencana kepulangan mereka sejak 16 Agustus.
Bagikan
Berita terkait
Meghan Markle Disebut Batal Gabung Proyek Guy Ritchie, Buntut Respons Negatif?
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.25
Pangeran Harry dan Meghan Markle Kembali ke Inggris, PM Sebut Masalah Keamanan Sebagai Urusan Pribadi
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 12.32
Terungkap! Ini Alasan Meghan Markle dan Pangeran Harry Kembali ke Inggris
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 10.45
Pindah Kembali ke Inggris, Pengamanan Pangeran Harry dan Meghan Markle Jadi Sorotan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 05.49