Panggil Menkes, Prabowo Minta RS Tak Bedakan Pasien BPJS dan Umum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Dirut BPJS Prihati Pujowaskito untuk rapat terbatas di Istana Jakarta pada Senin (28/9/2026). Prabowo memerintahkan peningkatan layanan BPJS dan penghapusan pembedaan layanan antara pasien BPJS dan pasien umum di rumah sakit. Rapat juga dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendagri Tito Karnavian, dan Mensos Saifullah Yusuf. Menkes Budi menyampaikan arahan Prabowo untuk mengatasi antrean panjang BPJS dan memastikan pelayanan merata. Dirut BPJS Prihati mengungkapkan terdapat cash flow gap antara iuran BPJS Rp 118 triliun dengan manfaat yang diberikan Rp 132 triliun. Untuk mengatasi kesenjangan ini, Prabowo menyetujui pencairan dana Rp 20 triliun (Rp 10 triliun cair bulan ini, Rp 10 triliun cair November 2026).
Bagikan
Berita terkait
Anggota DPR Ijeck Apresiasi Pidato Prabowo: Rencana Kerja Pembangunan Sangat Baik
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.46
Bangun dan Revitalisasi 441 Rumah Sakit, Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ibu Kehilangan Nyawa Karena Rumah Sakit Jauh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.09
Prabowo Bakal Perbaiki 10.000 Puskesmas di 2027, per Unit Dapat Anggaran Rp4 Miliar
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.13
Mimpi Prabowo: Semua Kabupaten/Kota Punya RS Canggih Demi Rakyat
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.06