Pantas Trump Mau Rebut Greenland dari Denmark, Ini Semua karena Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump berambisi merebut Greenland dari Denmark, dengan ancaman tarif impor jika Denmark tidak menuruti. Di balik ambisi ini, data terbaru mengungkapkan sebuah perusahaan asal Texas bernama Greenland Energy Co, yang tercatat di Nasdaq dan memiliki koneksi dengan Trump, akan melakukan pengeboran minyak di Jameson Land Basin, wilayah pesisir timur Greenland. Perusahaan ini didukung oleh 80 Mile, yang tercatat di bursa London, dan memiliki anak usaha White Flame Energy yang akan menangani proses perizinan. Greenland Energy juga memiliki jaringan dengan tokoh-tokoh dekat Trump, termasuk Carol Craig, pendiri perusahaan teknologi pertahanan yang terlibat dalam program kontrak Pentagon untuk mendukung inisiatif Golden Dome milik Trump, serta kesepakatan film dokumenter dengan Envoy Media, perusahaan yang didirikan oleh "Dr. Phil" McGraw.
Bagikan
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus US$ 87, Harapan Kesepakatan Hormuz Memudar
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.43
Raksasa Migas Untung Besar di Tengah Perang, Trump Uring-uringan
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.10
Perang Apokaliptik Batal, Mengapa Trump Ingin Sekali Berunding dengan Iran?
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 01.10
Trump Ramal AS Caplok Greenland pada 2029: Bertaruhlah!
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 08.20