Partai Hanura Membuka Peluang Bagi Insan Politik Jadi Caleg pada Pemilu 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Hanura membuka peluang bagi para calon anggota legislatif (caleg) yang gagal bersaing di partai sebelumnya untuk bergabung dan bertarung dalam Pemilu 2029. Dalam kesempatan ini, Hanura menjadi rumah terbuka bagi seluruh insan politik yang memiliki komitmen untuk membangun daerah dan Indonesia melalui jalur politik. "Hanura merupakan melting pot atau rumah besar bagi anak bangsa yang ingin membangun negerinya," kata Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella, saat menghadiri kegiatan konsolidasi di Kalimantan Utara. Rio menekankan bahwa Hanura siap membuka pintu bagi siapa saja yang meyakini bahwa politik bisa menjadi sarana untuk membangun negeri. Namun, ia juga menegaskan bahwa kader Hanura tidak akan mudah beralih ke partai lain. Menurutnya, konsolidasi yang dilakukan sejak dini menjadi kunci untuk memperkuat loyalitas dan kesiapan para kader menghadapi kompetisi ketat di Pemilu 2029. "Saya yakin, tidak ada kader yang keluar dari partai ini," tegasnya. Dengan strategi ini, Hanura berupaya memperlebar basis dukungan sambil menjaga kekuatan internal menjelang pemilihan umum tiga tahun ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 18.30
Hanura Ganti Logo Jadi Singa, Ajak Kader Parpol Lain Bergabung
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 20.33
Sasar Gen Z, Hanura Dorong Isu Lapangan Kerja dan Pendidikan
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 06.03
Bidik Gen Z di Pemilu 2029, Hanura Andalkan Isu Lapangan Kerja dan Pendidikan
Berita terkait
Hanura Akan Luncurkan Logo Partai Terbaru Bergambar Kepala Singa, Kapan?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 00.10
Hanura Petakan Potensi Kursi usai Konsolidasi Struktur di 38 Provinsi
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 15.37
Kader Hanura DIY Dituntut Jadi Ujung Tombak di Akar Rumput
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.09
Hanura Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, Struktur PAC Ditarget Rampung sebelum Akhir Oktober
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 21.23