Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Pascagempa NTT, Kemen PPPA-Danone Sinergi Pemenuhan Gizi serta Pemulihan Trauma Anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bekerja sama dengan Danone Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur, khususnya perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan khusus. Menteri PPPA Arifah Fauzi beserta rombongan, termasuk Ketua LPAI Seto Mulyadi, melakukan kunjungan lapangan ke Manggarai Barat dan Manggarai pada 24-25 Agustus 2026 untuk memastikan kebutuhan dasar dan pemulihan psikologis terpenuhi. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi masyarakat dan memastikan anak-anak yangmengalami trauma gempa mendapatkan pendampingan jangka panjang dari psikolog.

Dalam kunjungan tersebut, tim juga meninjau Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) sebagai ruang aman bagi perempuan dan anak selama masa darurat. Menteri PPPA menekankan bahwa pemulihan pascatiada tidak hanya fokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga pada pemulihan trauma psikologis yang membutuhkan proses berulang dan pendampingan berkelanjutan. Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam upaya pemulihan, sebagai ciri khas kebangsaan Indonesia dalam menghadapi krisis.

Gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores yang dicatat BMKG telah menyebabkan 11.185 gempa susulan, dengan 165 gempa yang dirasakan. Upaya sinergi antar Kementerian PPPA dan Danone Indonesia ini merupakan bagian dari kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta untuk mendukung pemulihan dan perlindungan kelompok rentan di wilayah terdampat.

Berita terkait