PASI alihkan pelatnas mandiri untuk persiapan Asian Games 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengurus Besar Persatun (PB PASI) mengalihkan program pelatnas mandiri yang sebelumnya ditujukan untuk atlet lapis kedua guna mendukung persiapan tim nasional menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Menurut Manajer Tim Nasional Atletik Indonesia Mustara Musa, atlet yang terdaftar dalam pelatnas mandiri lapis kedua dikembalikan ke daerah masing-masing, lalu penggantiannya dilakukan dengan atlet yang sedang berada dalam pelatnas utama menuju Asian Games. Skema ini dilakukan agar program latihan tetap berjalan dengan dukungan pemerintah dan pendanaan mandiri PB PASI.
Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum PB PASI Nomor 19/SK/PB.PASI/VII/2026, federasi menetapkan 13 atlet, tujuh pelatih, dan empat tenaga pendukung dalam Pelatnas Program Mandiri menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Di antara 13 atlet tersebut adalah Maria Natalia Londa, Diva Renatta Jayadi, Emilia Nova, Dina Aulia, Violine Intan Puspita, Odekta Elvina Naibaho, Robi Syianturi, Lalu Muhammad Zohri, Abdul Hafiz, Hendro, Pandu Sukarya, Wahyudi Putra, dan Silfanus Ndiken. Mayoritas atlet menjalani pemusatan latihan di Pangalengan, Jawa Barat, sementara Maria Natalia Londa berlatar di Bali.
Mustara menegaskan bahwa perubahan mekanisme pelatnas mandiri tidak menghentikan persiapan 13 atlet tersebut. Ia menyatakan bahwa sejak awal, seluruh kegiatan dan program yang dilakukan memang sudah dalam rangkaian persiapan Asian Games dan tidak akan terhenti.
Bagikan
Berita terkait
Target PP FHI di Asian Games 2026 dan Jalur Kualifikasi Olimpiade 2028
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 08.05
Timnas Tenis Meja Indonesia Tanpa Target Tinggi di Asian Games 2026
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 07.22
Pelatnas esports Asian Games terapkan sport science
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 13.36
Anggaran Pelatnas Tim Indonesia Proyeksi Asian Games 2026 Bertambah Jadi Rp222 Miliar
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 11.24