Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Pasokan BBM ke Jember Kembali Normal

Pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah kembali normal. Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, memastikan hal ini setelah melakukan inspeksi langsung pada Jumat malam (11/9). Beberapa hari sebelumnya, antrean kendaraan pengisi BBM di sejumlah SPBU mengalami penumpukan akibat keterlambatan distribusi. Sebanyak 15 unit truk dari Surabaya dikerahkan khusus untuk menyalurkan BBM ke wilayah Jember. Menurut Wahyudi, kelangkaan tersebut disebabkan oleh kemacetan di sekitar Intergated Terminal (IT) Tanjung Wangi, Banyuwangi, yang mempengaruhi arus kendaraan logistik yang akan menyeberang dari ASDP Cabang Ketapang ke Gilimanuk. Akibat kemacetan ini, waktu distribusi BBM ke Jember bertambah dari 6-8 jam menjadi lebih dari 12 jam. Untuk mengatasi hal ini, PT Pertamina Patra Niaga mengalihkan titik pasok dari IT Tanjung Wangi ke IT Surabaya. Wahyudi juga mengimbau masyarakat agar tidak panik belanja dan tetap tenang ketika mengisi BBM di SPBU. Pihaknya menjamin akan terus memantau kelancaran distribusi di wilayah tersebut. Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan konsumsi Pertalite pada 2026 berpotensi melebihi kuota APBN akibat migrasi konsumen ke Pertamax. BPH Migas juga memastikan ketersediaan BBM di Pulau Flores, NTT, tetap aman pasca-bencana melalui penguatan stok di 95 penyalur resmi. Isu kenaikan BBM kembali mencuat setelah adanya surat keputusan (SK) pembatasan pembelian Pertalite dan solar, namun BPH Migas meminta publik untuk menunggu keputusan resmi pemerintah. Di sisi lain, pemerintah juga memastikan kelancaran pasokan BBM di jalur Bogor-Puncak-Cianjur khususnya saat arus wisata Lebaran 2026, termasuk penyediaan layanan motoris BBM. Informasi terkait karier selebriti lokal dan rekor Muri juga turut disampaikan dalam laporan ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait