Pause Culture untuk Agar Nggak Gampang Ngegas di Media Sosial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Media sosial menyebabkan Jelita mudah terdistraksi, doom scrolling, dan terbawa suasana perdebatan. Pause culture hadir sebagai solusi untuk berhenti rehat, mengembangkan mindfulness, resilience, dan kesadaran eksistensial. IDEAFEST 2026 di Jakarta menggaungkan 'Finding Your Calm in the Age of Chaos' dengan Daffa Wardhana. Kiat praktis: jeda fisik 20-20-20, Pomodoro 45+5 menit, layar hitam-putih, aplikasi tersembunyi, dan aktivitas offline seperti peregangan serta hidrasi. Penelitian di Psikosopen: Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Juni 2026) meneliti kaitan konsep-konsep tersebut dalam konteks digital.
Bagikan
Berita terkait
Donald Trump Terobsesi dengan Gambar Hasil AI
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.20
Rumah 40 Tahun Tetap Berdiri Diterjang Banjir Nepal
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.00
Australia Siapkan Aturan Baru, Pengguna Bisa Matikan Algoritma Medsos
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.45
10 Twibbon Hari Olahraga Nasional 2026, Yuk Ramaikan di Medsos!
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.19