PBNU Dinakhodai Mantan Pelaut, Momentum NU untuk Dorong Sektor Maritim Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031. Sebelum memimpin organisasi keagamaan tersebut, Gus Kikin pernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta dan bekerja di perusahaan pelayaran milik negara, PT Djakarta Lloyd, termasuk menjadi Kepala Cabang Cilegon pada usia 30 tahun. Pengalaman maritimnya diakui sebagai modal kepemimpinan yang bernilai. Menurut DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Strategic Centre (ISC), dunia pelayaran mengajarkan disiplin, ketepatan waktu, kemampuan navigasi, keberanian mengambil keputusan di tengah ketidakpastian, dan pentingnya harmoni tim — kualitas yang diharapkan dapat diterapkannya dalam memimpin PBNU. Pemilihan Gus Kikin juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, mengingat latar belakangnya yang menggabungkan tradisi pesantren dan pengalaman profesional di sektor maritim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.04
Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Dinilai Bawa Kolaborasi Pesantren dan Sektor Maritim
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 06.03
Pascamuktamar ke-35 NU, PCNU Tangsel Dorong PBNU Padukan Kekuatan Ulama dan Teknokrat
Berita terkait
Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Dinilai Sosok Tepat Pimpin PBNU
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 15.28
Sehari Jelang Muktamar ke-35 NU, Ulama Gelar Halaqah dan Soroti Kepemimpinan PBNU
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 18.45
Forum Ulama Nahdliyyin Serukan Perubahan Kepemimpinan PBNU Jelang Muktamar ke-35
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.07
Empat Kandidat Ketum PBNU Menguat Jelang Muktamar NU, Siapa Paling Berpeluang?
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.03