PDIP Buka Suara soal Peluang Koalisi dengan Gerindra di Pilpres 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP memberikan respons terhadap peluang koalisi dengan Gerindra di Pilpres 2029, menyusul momen keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peresmian LRT Jakarta pada 16 September 2025. Menurut Ketua DPP PDIP Bidang Pemilu Eksekutif Deddy Yevry Sitorus, wacana duet capres masih terlalu dini untuk dibahas karena pemerintahan baru berjalan dua tahun. Namun, ia menyatakan bahwa ada waktu yang tepat untuk membahas peluang politik ke depan. Deddy juga menghormati pujian Presiden Prabowo kepada Pramono sebagai bentuk komunikasi yang baik dan menilai interaksi keduanya sebagai contoh hubungan pusat dan daerah yang baik. Ia menekankan pentingnya semua pihak bekerja sama demi kepentingan rakyat dan negeri hingga saatnya membahas isu pemilu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 10.00
Pramono Anung Disebut 'Kader Sholeh' PDIP, Ini Prediksi Arah Koalisi Prabowo di 2029
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.20
Pasangan Prabowo di 2029 Harus Waspada dengan 11 Tokoh Ini
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 19.40
AHY, Anies, Purbaya hingga Sherly Tjoanda Disebut Siap Ramaikan Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 19.20
Politisi PSI: Siapa Pun Pasangan Prabowo di 2029 Bisa Tumbang Jika MBG Gagal
Berita terkait
Dua Kriteria Pendamping Prabowo di Pilpres 2029
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 04.27
Pengamat: Bukan Gibran, Prabowo Mungkin Akan Memiliki Tokoh dari Partainya Sendiri
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 00.00
AHY Harus Kerja Keras Kejar KDM dan Prabowo Kalau Mau Nyapres, Kata PDIP
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 17.05
Reaksi Gerindra Merespons Pernyataan AHY soal Kekuasaan Bukan Selamanya
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.45