PDIP Lepas Kapal Laksamana Malahayati Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PDI Perjuangan melepas kapal Laksamana Malahayati untuk membantu penanganan gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur. Pengiriman ini dilakukan atas instruksi langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan akan bergabung dengan tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) serta relawan kesehatan yang sudah berada di lokasi. Kapal ini membawa armada medis, obat-obatan, perlengkapan pengungsian seperti tenda, hingga kebutuhan khusus perempuan dan anak balita. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa bantuan ini disalurkan tanpa membedakan latar belakang politik, suku, agama, atau status sosial korban. PDIP juga menyoroti pentingnya peran negara dalam penanganan bencana, terutama mengingat Indonesia berada di dalam 'Ring of Fire' yang rawan gempa dan bencana alam. Hasto menekankan bahwa alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana harus lebih diprioritaskan dalam APBN, termasuk antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem seperti El Nino.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 22.15
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati Bantu Warga Terdampak Gempa NTT
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.18
Gibran dan Bayi Berselimut Kuning di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.10
Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 21.00
Pemprov DKI Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Popok dan Sanitasi Jadi Prioritas
Berita terkait
Pesawat Militer TNI AU Kirim Bantuan untuk Korban Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.39
MedcoEnergi Salurkan Bantuan Logistik bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 19.39
Korban Meninggal Gempa NTT Capai 75 Orang, Pengungsi Tembus 92.735 Orang
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.45
Gandeng BNPB, IDSurvey Kirim 2,4 Ton Bantuan Kemanusian untuk Korban Gempa NTT
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.04