PDIP Lepas Kapal Laksamana Malahayati Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PDI Perjuangan melepas kapal Laksamana Malahayati untuk membantu penanganan gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur. Pengiriman ini dilakukan atas instruksi langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan akan bergabung dengan tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) serta relawan kesehatan yang sudah berada di lokasi. Kapal ini membawa armada medis, obat-obatan, perlengkapan pengungsian seperti tenda, hingga kebutuhan khusus perempuan dan anak balita. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa bantuan ini disalurkan tanpa membedakan latar belakang politik, suku, agama, atau status sosial korban. PDIP juga menyoroti pentingnya peran negara dalam penanganan bencana, terutama mengingat Indonesia berada di dalam 'Ring of Fire' yang rawan gempa dan bencana alam. Hasto menekankan bahwa alokasi anggaran untuk penanggulangan bencana harus lebih diprioritaskan dalam APBN, termasuk antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem seperti El Nino.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 22.15
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati Bantu Warga Terdampak Gempa NTT
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.04
Kemkomdigi: Infrastruktur BTS Terdampak Gempa NTT Pulih 100 Persen
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 13.42
Brantas Abipraya Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Wilayah Terdampak Gempa NTT
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 13.10
Tak Hanya Logistik, Polda Jateng Kerahkan Tim Trauma Healing untuk Korban Gempa NTT
Berita terkait
Gotong Royong untuk Korban Bencana, Bantuan Difokuskan pada Air Bersih dan Hunian Sementara
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 17.50
Peduli Gempa NTT, Bea Cukai Labuan Bajo Salurkan Bantuan Kemanusian ke Sejumlah Wilayah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.29
98 Resolution Network Kembali Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT
kumparan · 20 September 2026 pukul 23.44
Triputra Group dan TAP Dukung Pemulihan Pascabencana Gempa NTT
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 19.45