Peduli NTT, Pertamina Patra Niaga Sumbangkan Rp81/liter dari Pembelian BBM Pertamax & Dex Series
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Patra Niaga meluncurkan program kepedulian sosial guna membantu pemulihan masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui program kemanusiaan ini, Pertamina menyisihkan dana sebesar Rp81 dari setiap liter penjualan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, yang mencakup varian Pertamax Series dan Dex Series, untuk dialokasikan langsung kepada masyarakat NTT.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa inisiatif ini membuka ruang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi secara mudah. Kitty menekankan bahwa kontribusi kolektif konsumen tidak hanya berfungsi sebagai energi perjalanan, melainkan juga menjadi bentuk dukungan nyata yang mempercepat proses pemulihan warga di daerah terdampak.
Partisipasi masyarakat dalam gerakan donasi ini dapat dilakukan melalui pembelian BBM Pertamax Series maupun Dex Series secara digital menggunakan aplikasi MyPertamina. Program bantuan kemanusiaan berbasis transaksi tersebut dijadwalkan berlangsung resmi selama periode 17 hingga 31 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 07.27
Pertamina Sumbangkan Rp81/liter Pembelian BBM Pertamax Cs Buat NTT
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 19.44
Program BOOM MyPertamina Dorong Loyalitas Transaksi Mitra Ojol
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Pertamina Ulurkan Tangan, Basuh Duka Warga Terdampak Gempa NTT
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 08.35
Masih Berlaku! Diskon Beli BBM di SPBU Pertamina, Ini Caranya
Berita terkait
Pertamina Umumkan Harga Pertamax cs Oktober, Naik atau Turun?
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 07.24
Harga Minyak Dunia Melonjak, Saatnya Harga Pertamax Naik?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 18.32
Bahlil Ungkap Harga Pertamax Dkk Bisa Naik Gara-gara ICP
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.45
Pertamina Bantah Isu Harga Pertamax Naik Per 21 September 2026: Tidak Benar
JawaPos · 21 September 2026 pukul 17.15