Pegunungan Zagros Diduga Jadi Lokasi Pertemuan Manusia Modern dan Neanderthal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian 2024 menemukan Pegunungan Zagros sebagai zona potensial pertemuan manusia modern (Homo sapiens) dan Neanderthal pada masa Pleistosen 120.000-80.000 tahun lalu. Dengan memodelkan kondisi lingkungan dan persebaran kedua kelompok, peneliti menunjukkan Zagros berperan sebagai koridor perpindahan di pertemuan dua wilayah biogeografis Asia Barat (Iran-Irak). Kawasan ini ditilas kemampuan mendukung keberadaan kedua kelompok secara bersamaan. Namun, temuan ini masih perkiraan berbasis model lingkungan, bukan bukti langsung perkawinan silang di titik spesifik. Bukti genetik sebelumnya membuktikan pertukaran DNA antara manusia modern dengan Neanderthal (1-4% DNA) dan Denisovan, terutama pada populasi Eurasia, Papua Nugini, dan Oseania. Interaksi ini tidak hanya terjadi antara Homo sapiens-Neanderthal, tetapi juga melibatkan Denisovan dalam aliran gen tertentu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.40
Manusia Kawin Campur dengan Spesies Lain, Ilmuwan Ungkap Lokasinya
Berita terkait
Suka Gonta-Ganti Kelamin, Rahasia Kesukaan Warga RI Kini Diungkap
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.20
AI Kini Bisa Merancang Virus Baru, Ilmuwan Peringatkan Potensi Manfaat Sekaligus Ancaman Biologis
JawaPos · 7 Agustus 2026 pukul 20.57
Ilmuwan Bongkar Rahasia Umur Panjang Kakak Beradik Usia 316 Tahun
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 07.05
Wamensos Peringati HUT RI di Lokasi Bencana, Pastikan Negara Ada untuk Warga NTT
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.00