Pekanbaru Diselimuti Asap, Kualitas Udara Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, diselimuti kabut asap yang ditimbulkan oleh kebakaran lahan, menyebabkan kualitas udara mencapai tingkat berbahaya. Menurut BMKG Stasiun Pekanbaru, jarak pandang di kota tersebut hanya sekitar 2 kilometer, dengan konsentrasi partikel PM2,5 mencapai 508,8 mikrogram per meter kubik pada pukul 01.00 WIB, jauh melampaui ambang batas kesehatan yang aman. Kondisi ini berlangsung sejak Senin (24/8) pukul 16.00 WIB hingga Selasa (25/8) dini hari.
Data terkini menunjukkan jumlah titik panas di pulau Sumatera mencapai 2.193 titik pada Senin (24/8), dengan Provinsi Riau menyumbang 393 titik. Titik panas terbanyak di Riau terletak di Kabupaten Pelalawan (153 titik), diikuti oleh Inderagiri Hilir (140 titik). Kebakaran lahan masih aktif, terutama di Pelalawan dengan area terdampak mencapai 700 hektare, serta Inderagiri Hulu (471 hektare) dan beberapa kabupaten lainnya.
BMKG menegaskan bahwa kondisi asap ini berpotensi mempengaruhi kesehatan warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan. Warga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker jika perlu keluar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 07.51
BMKG ingatkan kualitas udara Pekanbaru berbahaya karena kabut asap
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.55
Kabut Asap Karhutla Pekanbaru: Kualitas Udara Berbahaya
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.42
Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya Akibat Karhutla Riau, Kasus ISPA Meningkat
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 07.17
Kabut Asap Bikin Kualitas Udara Memburuk, Anak Sekolah di Pekanbaru Belajar Daring
Berita terkait
Karhutla di Pekanbaru Bikin Kualitas Udara Memburuk, Siswa TK-SMP Belajar Daring
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
Kabut Asap Selimuti Kota Jambi, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 21.10
Kabut Asap Meluas, BMKG Catat Ribuan Hotspot di Sumatra
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 15.00
Kota Palembang tertutup kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 12.52