Pembangkit Angin Jadi Solusi Tambahan Pasokan Listrik di Sulsel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menilai Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dapat menjadi solusi untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Sulawesi Selatan, terutama seiring fenomena El Nino yang menyebabkan penurunan debit air sungai dan produksi PLTA. Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa kombinasi energi air dan angin ideal karena penurunan kapasitas PLTA terjadi bersamaan dengan meningkatnya potensi hembusan angin. Di Sulsel, PLTB Sidrap dan PLTB Jeneponto dapat beroperasi optimal untuk menopang kebutuhan energi wilayah tersebut. Menurut Eniya, tenaga angin saat musim El Nino bertiup selama 24 jam penuh sehingga mampu menutupi penurunan daya dari PLTA. Karakteristik angin di Indonesia memiliki siklus khusus selama 4 hingga 4,5 bulan, mulai Juni hingga pertengahan Oktober, di mana angin dapat menghasilkan energi secara nonstop. Cuaca panas ekstrem justru meningkatkan kecepatan dan intensitas angin hingga 31 meter per detik. Untuk menarik minat investor, Kementerian ESDM tengah memproses revisi Perpres Nomor 112 Tahun 2022 terkait regulasi harga patokan energi terbarukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.53
Dirjen Minerba Sekarang Merangkap Jadi VP Pengadaan Batu Bara
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 06.00
Bakom Beberkan Dua Skema Pemenuhan Listrik di 10.068 Dusun Pelosok
Berita terkait
El Nino Goyang Listrik Sulbagsel, PLN Sebut Baru Pulih Akhir September
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 22.30
Suplai Listrik PLTA di Sulsel Menurun Imbas El Nino, Ini Siasat ESDM
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.55
Keandalan PLTA Terganggu Elnino, Bahlil dan PLN Cari Jalan Keluar
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 18.00
Listrik Padam Imbas El Nino, Bahlil Panggil PLN
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 17.40