Pemerintah Batasi BBM Subsidi untuk Kelompok Desil 10 Mulai 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah akan membatasi penyaluran BBM bersubsidi untuk kelompok Desil 10 mulai 2026. Kebijakan ini bertujuan agar subsidi lebih tepat sasaran dan tidak disalurkan kepada masyarakat kaya. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan rencana ini masih dalam tahap uji coba teknis. Pemerintah berencana menguji kebijakan ini dalam beberapa bulan ke depan untuk menilai efektivitasnya di lapangan. Menurut Purbaya, langkah ini bukan pemketat, melainkan pembenahan agar hanya warga yang membutuhkan yang mendapatkan subsidi penuh. Pemerintah memproyeksikan penghematan anggaran yang signifikan, meskipun angka pastinya mas masih dihitung. Purbaya memperkirakan potensi dana yang bisa diefisiensikan mencapai sekitar sepuluh persen. Sistem pengelompokan ekonomi ini membagi warga menjadi 10 desil, dengan Desil 10 sebagai kelompok terkaya. Rencana pembatasan ini masih dikaji bersama Menteri ESDM Bahlil, yang menegaskan aturan kuota harian saat ini masih berlaku. Pemerintah juga memastikan UMKM dan pengemudi ojol tidak terdampak dari relokasi subsidi BBM ini.
Bagikan
Berita terkait
Mahasiswa NTT Dapat Bantuan Pemprov DIJ: Keluarga Mengungsi Setiap Malam
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 16.19
Bukan 1,6 Ton, Kapal Berbendera Tanzania yang Ditangkap di Bengkalis Bawa 2,6 Ton Sabu Cair
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 16.19
Kabupaten Mahakam Ulu Siaga Darurat Kekeringan Dampak Sungai Mahakam Surut
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 16.18
Persija Hajar Police Tero di Thailand, STY Beri Semua Pemain Panggung Uji Coba
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.17