Pemerintah Belum Berencana Bentuk Satgas Khusus Karhutla, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah belum berencana membentuk Satgas Khusus untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan penanganan saat ini melalui koordinasi lintas sektor sudah dinilai cukup kuat. Beberapa kementerian dan lembaga telah turun tangan, termasuk penambahan personel dari tiga batalyon serta penggunaan alat seperti helikopter untuk operasi water bombing dari udara.
Prasetyo menegaskan bahwa upaya penanganan yang sedang berlangsung sudah melibatkan kerja sama antar-sektor secara efektif. Ia menyatakan tidak diperlukan pembentukan Satgas Khusus baru karena respons yang ada sudah cukup responsif dan terkoordinasi.
Di sisi lain, pemerintah telah membangun komunikasi informal dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura terkait dampak asap akibat Karhutla. BNPB mencatat sebanyak 1.842 titik api kebakaran hutan dan lahan terutama di Kalimantan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 13.34
Pemerintah Tunjuk Sejumlah Pejabat Tangani Karhutla di RI, Siapa Saja?
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 09.05
Pemerintah Prioritaskan Penanganan Karhutla di 6 Provinsi
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.20
Tim Gabungan Padamkan 5 Hektare Karhutla di Sangatta Utara Kutim
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 16.30
Sejumlah Pejabat Setingkat Menteri Ditunjuk Tangani Karhutla, Siapa Saja?
Berita terkait
Seskab: 30 Pesawat Jaga Kalimantan Terkait Karhutla, 22 Armada Kepung Sumatera
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.37
BNPB Minta Negara Tetangga Tidak Saling Menyalahkan terkait Asap Karhutla
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 17.16
Haji Isam Disebut Pimpin Penanganan Karhutla, Istana: Tidak Benar
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 16.00
Istana Respons Isu Prabowo Tunjuk Haji Isam Koordinator Atasi Karhutla
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.30