Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Bersama PT PAL Segera Susun Road Map Industri Maritim

Pemerintah bersama PT PAL Indonesia akan segera menyusun peta jalan (road map) industri maritim nasional untuk mengatur pembagian fokus antar-galangan kapal. Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, penguatan PT PAL ditujukan untuk sektor militer dan pertahanan, sementara galangan lain akan dilibatkan pada sektor sipil. Pembentukan tim bersama untuk penyusunan roadmap ini dilakukan untuk mendukung percepatan konsolidasi industri maritim nasional.

Bappenas akan berkoordinasi dengan lintas kementerian terkait rencana penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan penguatan industri maritim. Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin menjelaskan bahwa industri maritim merupakan industri induk yang mendorong berbagai sektor pendukung seperti dermaga, infrastruktur maritim, logistik, hingga industri komponen. Salah satu skenario yang digagas adalah pemesanan kapal melalui PT PAL dengan pengerjaan didistribusikan ke galangan nasional lain melalui bundling produk, desain, dan teknologi.

Dalam lima tahun terakhir, PT PAL melakukan transformasi signifikan, termasuk peningkatan kapasitas produksi. Contohnya, docktime pembuatan Frigate Merah Putih berhasil dikurangi dari 22 bulan menjadi 8 bulan, dan Landing Dock Filipina mencapai tahap peluncuran dalam waktu 6 bulan. PT PAL juga mengembangkan teknologi pertahanan seperti Kapal Selam Otonom (KSOT) berbasis kecerdasan buatan (AI).

Berita terkait