Pemerintah Dinilai Perlu Beri Kepastian Produksi Tambang Lebih Awal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah dinilai perlu memberikan kepastian produksi lebih awal kepada perusahaan tambang agar dapat merencanakan kegiatan operasionalnya dengan baik. Menurut Antonius Ivan Sudibyo, Head of Research Evident Institute, penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027 sebai-baiknya tidak dilakukan di akhir tahun, melainkan paling lambat pada pertengahan November 2026. Dengan penerbitan RKAB yang lebih awal, perusahaan tambang dapat menyusun rencana produksi 2027 dengan tepat, termasuk memastikan pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri, khususnya bagi pembangkit listrik. Kepastian ini penting untuk menjaga kesinambungan pasokan energi nasional yang berlangsung terus-menerus. Selain penerbitan RKAB, pemerintah juga dinasihatkan untuk menetapkan penugasan sumber tambang untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik serta kewajiban domestic market obligation (DMO) sejak jauh hari sebelum akhir tahun agar tidak terjadi kekurangan pasokan saat pelaksanaan kegiatan produksi.
Bagikan
Berita terkait
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo di Rapat Dewan Energi Nasional Pertama di 2026
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.23
Prabowo Minta Bahlil Siapkan Pengembangan BBM Campuran E50
kumparan · 17 September 2026 pukul 19.43
Prabowo pimpin rapat paripurna Dewan Energi Nasional di Istana
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 17.40
Prabowo Panggil Bahlil hingga Suahasil ke Istana
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 03.30