Pemerintah Matangkan Insentif 1 Juta Motor Listrik Produksi Dalam Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah tengah mematangkan skema insentif untuk satu juta unit motor listrik produksi dalam negeri, setelah Presiden Prabowo Subianto menyetujui kebijakan tersebut dan menyiapkan alokasi anggarannya dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan skema insentif akan diselaraskan dengan ekosistem kendaraan listrik yang sudah ada, dengan fokus utama pada komponen baterai. Beberapa merek lokal seperti Alva dan Gesits disebut menjadi bagian dari produk yang akan didorong dalam program ini.
Kebijakan ini bertujuan mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat sekaligus menekan ketergantungan pada impor bahan bakar minyak. Presiden Prabowo menekankan tiga tujuan utama insentif: menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, serta memperkuat industri motor listrik nasional mulai dari baterai, komponen, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.
Dalam peresmian fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Presiden mengapresiasi keberanian pelaku usaha swasta nasional yang mengambil risiko memproduksi motor listrik di tengah persaingan ketat dengan produsen asal China, Jepang, dan Korea Selatan. Pemerintah optimistis program berjalan optimal karena Indonesia telah memiliki hampir seluruh unsur yang dibutuhkan dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik secara mandiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 19.00
Prabowo Sediakan Insentif Besar untuk Produksi Motor Listrik
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.04
Potensi 140 Juta Unit, Pembeli Motor Listrik di RI Cuma 1%
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.49
PSI Apresiasi Pidato Prabowo soal Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 06.56
Prabowo Siapkan Insentif 1 Juta Motor Listrik untuk Tekan Subsidi BBM
Berita terkait
SBY Sampaikan Pesan HUT 81 RI dari AS, Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.57
8 Poin Penting Pidato Prabowo: 121 Kebijakan, Swasembada Pangan, hingga Ekonomi 6 Persen
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.58
Anggaran Belanja Tembus Rp 4.097 Triliun, Prabowo Ungkap 8 Program Prioritas
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.25
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.19