Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Matangkan Insentif 1 Juta Motor Listrik Produksi Dalam Negeri

Pemerintah tengah mematangkan skema insentif untuk satu juta unit motor listrik produksi dalam negeri, setelah Presiden Prabowo Subianto menyetujui kebijakan tersebut dan menyiapkan alokasi anggarannya dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan skema insentif akan diselaraskan dengan ekosistem kendaraan listrik yang sudah ada, dengan fokus utama pada komponen baterai. Beberapa merek lokal seperti Alva dan Gesits disebut menjadi bagian dari produk yang akan didorong dalam program ini.

Kebijakan ini bertujuan mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat sekaligus menekan ketergantungan pada impor bahan bakar minyak. Presiden Prabowo menekankan tiga tujuan utama insentif: menurunkan biaya kendaraan bagi masyarakat, mengurangi konsumsi bahan bakar impor, serta memperkuat industri motor listrik nasional mulai dari baterai, komponen, perangkat lunak, hingga layanan purnajual.

Dalam peresmian fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA) di Cikarang, Presiden mengapresiasi keberanian pelaku usaha swasta nasional yang mengambil risiko memproduksi motor listrik di tengah persaingan ketat dengan produsen asal China, Jepang, dan Korea Selatan. Pemerintah optimistis program berjalan optimal karena Indonesia telah memiliki hampir seluruh unsur yang dibutuhkan dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik secara mandiri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait