Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Rilis Buku Sejarah Indonesia, Tebalnya Nyaris 5.000 Halaman

Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan meluncurkan buku sejarah Indonesia berjudul "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" pada 31 Agustus 2026. Buku ini disusun oleh 123 pakar dari 34 perguruan tinggi dan 11 lembaga independen, dengan lima jilid pertama yang sudah diluncurkan berisi hampir 5.000 halaman. Lima jilid tersebut membahas topik mulai dari akar peradaban Nusantara hingga pembentukan negara kolonial, dan dapat diakses melalui situs pustakabudaya.id. Sisa lima jilid masih dalam proses dan diproyeksikan untuk diluncurkan segerai. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa penulisan buku telah selesai pada akhir 2025, namun waktu tambahan diperlukan untuk proofreading, editing, akuisisi foto, dan penataan layout. Kementerian Kebudayaan hanya bertindak sebagai fasilitator, sementara substansi dan narasi sepenuhnya diserahkan kepada para sejarawan untuk menjaga objektivitas dan kebebasan akademik. Buku ini merupakan upaya pembaruan historiografi sejarah nasional setelah hampir dua dekade, dengan mengintegrasikan temuan terbaru dari berbagai kajian dan penelitian. Pendekatan yang digunakan dalam buku ini bersifat Indonesia-sentris, menempatkan Indonesia sebagai subjek aktif dalam interaksinya dengan dunia. Narasi sejarah tidak hanya berfokus pada tanggal dan nama tokoh, tetapi juga mengasah nalar kritis dan memahami persoalan kontemporer. Buku ini juga mengadopsi perspektif sejarah maritim dan pendekatan multidisipliner, termasuk sejarah lingkungan, gender, memori kolektif, dan studi postkolonial. Penyusunan buku menghabiskan anggaran sekitar Rp9 miliar, dan seluruhnya akan didistribusikan melalui Pustaka Budaya serta berbagai media, termasuk film.

Berita terkait