Pemerintah Tak Akan Izinkan Konser Israel Houghton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365661/original/045178100_1791187808-1001030467.jpg)
Pemerintah Indonesia menolak memberikan izin penyelenggaraan konser musisi AS Israel Houghton yang dijadwalkan digelar di Jakarta pada 24 Oktober 2026. Menko Kumham Yusril Ihza Mahendra menyatakan penolakan didasarkan pada kekhawatiran konser tersebut dapat dimanfaatkan untuk kampanye politik mendukung Israel, yang bertentangan dengan kebijakan luar negeri Indonesia dan dukungan pemerintah terhadap rakyat Palestina. Pemerintah juga mempertimbangkan aspek keamanan dalam negeri dalam pengambilan keputusan ini. Yusril menegaskan bahwa penolakan tidak berkaitan dengan agama atau nama pribadi Israel Houghton, melainkan fokus pada potensi politisasi kegiatan tersebut. Hingga kini, panitia belum mengajukan permohonan izin resmi, namun pemerintah telah siap menolak jika permohonan diajukan di kemudian hari. Pemerintah juga menyatakan akan menolak pemberian visa kepada penyelenggara dan peserta konser tersebut. Sebelumnya, rencana konser ini mendapat kritik dan seruan boikot dari sejumlah kalangan masyarakat karena sikap politik Houghton terhadap Israel. Beberapa laporan juga menyebutkan kemungkinan perubahan lokasi konser, namun pemerintah masih memantau perkembangan terkait kepastian lokasi penyelenggaraan.
Bagikan
Berita terkait
Macklemore Gelar Tur 'Free Palestine', Hasil Penjualan Tiket Akan Didonasikan
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 10.01
Ed Sheeran Kini Bicara Gaza Usai Kontroversi: Hati Saya Hancur Melihatnya
Detik.com · 20 September 2026 pukul 12.33
Prabowo: Free Palestine! Free Palestine! Free Palestine!
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 12.40
Radio Irlandia Boikot Lagu Ed Sheeran Usai Kontroversi Macklemore
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 01.30