Pemilik Senjata Api di Sekolah Jaksel Sudah Meninggal Sejak 2020
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318320/original/097951300_1786091410-1001016132.jpg)
Penyelidikan polisi terhadap temuan 996 pucuk senjata di gudang yayasan sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, mengungkap bahwa 995 di antaranya merupakan senapan angin, dan hanya satu pucuk yang tergolong senjata api berjenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA. Senjata api tersebut terdaftar atas nama DS yang telah meninggal dunia pada 2020. Polisi belum menyimpulkan adanya pelanggaran hukum, namun menyoroti kewajiban keluarga melaporkan dan menyerahkan senjata serta dokumennya setelah pemilik meninggal, sesuai regulasi yang berlaku.
Penyidik akan memanggil mantan pengurus yayasan berinisial IW untuk dimintai keterangan mengenai asal-usul, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, hingga tujuan penyimpanan ratusan senjata tersebut. Penyelidikan saat ini masih berlangsung dan dilakukan secara bersama oleh Direktorat Intelkam Subdit Wasendak Polda Metro Jaya serta Polres Metro Jakarta Selatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 18.17
Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bakal Diperiksa soal Ratusan Senjata
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.21
Polisi Sebut Ratusan Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Diimpor, Untuk Apa?
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.51
Polda Metro: Pemilik Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel Sudah Meninggal
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 14.27
Polisi Bantah Perbakin 995 Senpi di Sekolah Swasta untuk Ekskul Menembak
Berita terkait
Ada Bunker Rahasia di SD Jaksel, Tempat Penemuan Ratusan Senjata Api
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.23
Heboh Pria Mengendap-endap Diduga Bawa Pistol di Tangsel
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 17.59
Pihak Eks Ketua Yayasan Jelaskan Klaim Senjata di Sekolah Jaksel untuk Ekskul
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.27
Update Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, Siswa PJJ Sementara
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 07.17