Pemilik soal Ratusan Airsoft Gun di Sekolah Jaksel: Buat Eskul Nembak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 995 senjata api jenis airsoft gun ditemukan di sebuah ruangan di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, menyatakan semua senjata tersebut memiliki izin resmi dan telah disimpan sejak tahun 2020 untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah. Namun, ekstrakurikuler tersebut berhenti beroperasi setelah pelatih berinisial S meninggal pada tahun 2022. Alhadid menegaskan senjata-senjata itu sudah tidak dapat digunakan, disimpan sesuai prosedur, dan tidak pernah terlibat insiden. Ia membantah kepemilikan narkoba atau CD pornografi, menyatakan barang-barang tersebut adalah milik pengelola yayasan lain berinisial N sejak April 2026, dan menjelaskan bahwa senjata api (pistol) yang juga ditemukan bukan milik perusahaannya, meskipun ia mengetahui pemiliknya dan memiliki izin. Kepolisian Metro Jakarta Selatan sedang menyelidiki temuan ini dan telah membuat laporan polisi pada tanggal 15 Juli 2026.
Bagikan
Berita terkait
Polisi Ungkap Asal Usul Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.39
Polisi: Sejumlah Airsoft Gun di Sekolah Jaksel dalam Kondisi Rusak-Tak Utuh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.40
Usai Temuan Ratusan Airsoft Gun, Polisi Ambil Sampel DNA di 3 Ruang Sekolah Swasta Jaksel
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 07.46
Bareskrim Olah TKP Sekolah Swasta Simpan Senjata, Ini Hasilnya
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 22.14