Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemimpin Tertinggi Iran: AS dan Israel adalah Musuh Sejati Bersama

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyerukan persatuan negara-negara Islam untuk menghadapi Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang ia sebut sebagai musuh sejati bersama. Dalam pesan yang disampaikan pada Minggu (30/8), Khamenei memperingatkan bahwa kedua negara tersebut bukan hanya menjadi ancaman bagi Iran, tetapi juga bagi seluruh dunia Islam. Ia menekankan bahwa persatuan umat Islam merupakan prasyarat mutlak untuk membangun peradaban Islam yang kuat dan berpengaruh secara global. Seruan ini disampaikan dalam rangka memperingati 'Pekan Persatuan Islam', di mana Khamenei juga menegaskan pentingnya empati dan kerja sama di antara negara-negara Muslim, khususnya di kawasan Asia Barat dan Teluk.

Khamenei menyatakan bahwa strategi AS dan Israel dirancang untuk memecah belah persahabatan antarnegara Muslim. Pernyataan ini muncul di tengah situasi keamanan Timur Tengah yang fluktuatif, dengan ketegangan yang sempat mereda setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan penghentian serangan untuk membuka ruang dialog diplomasi. Namun, ketegangan kembali meningkat, sebagaimana terlihat dari peluncuran sanksi baru AS yang menyasar sektor penerbangan, emas, dan aset digital Iran. Di sisi lain, Iran tetap menutup Selat Hormuz dan memperkuat militernya melalui Garda Revolusi, sementara Partai Likud di Israel merilis iklan kampanye yang menampilkan tokoh-tokoh yang didukung oleh Iran dan Hizbullah.

Khamenei juga merombak jajaran militer Iran dengan menunjuk enam komandan senior, termasuk Ali Abdollahi sebagai kepala staf angkatan bersenjata dan Ahmad Vahidi sebagai Panglima IRGC. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pertahanan dan kesiapan operasi ofensif, menunjukkan komitmen Iran untuk mempertahankan posisinya di tengah ketegangan yang berkelanjutan di kawasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait