Pemprov DKI diminta terus pantau aktivitas Gunung Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Pemprov DKI Jakarta dan instansi terkait terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau, khususnya sebaran abu vulkanik yang berpotensi mempengaruhi wilayah ibu kota. Kenneth menekankan pentingnya penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan berasal dari sumber resmi agar masyarakat tidak tertular hoaks dari media sosial. Ia juga mendesak agar masyarakat tidak menyebarkan foto, video, atau informasi belum terverifikasi terkait erupsi dan sebaran abu guna mencegah kepanikan dan gangguan penanganan darurat. Dengan mobilitas tinggi di Jakarta, koordinasi lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, hingga pemerintah wilayah diperlukan untuk antisipasi yang komprehensif. BMKG telah mengintensifkan pemantauan 24 jam terhadap aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan dampaknya pada atmosfer, penerbangan, serta kondisi laut di Selat Sunda. Analisis citra satelit pada Minggu (6/9) pukul 08.00 WIB mengungkapkan dua klaster sebaran abu vulkanik meluas hingga wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bengkulu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 September 2026 pukul 19.23
Situasi Terkini Bandara Soetta yang Masih Ditutup Usai Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.30
Total 8 Bandara Ditutup Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.34
2 Klaster Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, Jawa Barat hingga Bengkulu
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.40
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Kemenhub: Lima Bandara Ditutup
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Detik.com · 6 September 2026 pukul 09.47
Sejumlah Warga di Jakarta Rasakan Mata Perih dan Napas Berat Pagi Ini
Detik.com · 6 September 2026 pukul 09.15
Abu Anak Krakatau Menyebar Hingga Bogor, Warga Kaget Mobilnya Penuh Debu
Detik.com · 6 September 2026 pukul 08.40
PVMBG Ungkap Potensi Letusan Susulan Anak Krakatau Masih Tinggi
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 20.41