Pemprov Jateng Targetkan Angka Kemiskinan Turun Jadi 8,70 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 8,70 persen pada akhir 2026. Target ini terwujud melalui berbagai program penanganan kemiskinan, termasuk peningkatan kualitas hunian. Berdasarkan data BPS, kemiskinan Jateng pada Maret 2026 masih 9,21 persen. Salah satu upaya kunci adalah mengurangi backlog perumahan yang saat ini tersisa 990.000 unit, turun dari 1.332.968 unit pada 2025. Sinergi dengan Baznas dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi pendukung utama. Baznas Jateng menyalurkan bantuan RTLH sebanyak 112 unit dengan anggaran Rp2,011 miliar pada Tahap III 2026. Sejak 2019 hingga 2026, total bantuan RTLH mencapai 3.855 unit dengan nilai Rp49,174 miliar. Wakil Gubernur Jateng menyatakan harapan perbaikan RTLH dapat segera selesai agar masyarakat penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih layak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 13.07
Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70% di Akhir 2026
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.03
Pemprov Jateng Targetkan Angka Kemiskinan Turun Jadi 8,70% di Akhir 2026
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 12.49
Pemprov Targetkan Angka Kemiskinan Jateng Turun Menjadi 8,70 Persen di Akhir 2026
Berita terkait
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Program Bedah Rumah Jangkau Warga Kurang Mampu
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.11
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Pemprov Masif Tangani RTLH dan Backlog Perumahan 2026
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.52
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Masif Perbaiki Rumah, Bangkitkan Ekonomi Penghuni yang Lemah
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
BAZNAS Klaten Siap Salurkan Bantuan Rehab 125 RTLH dan 110 Jamban Sehat
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.12