Pemprov Kalsel Integrasikan 3 Wilayah Untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengintegrasikan pembangunan berbasis tiga klaster wilayah—Banjarbakula (Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala), Banua Anam (Tabalong, Tapin, Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara), dan Sentuhan Bersujud (Kotabaru, Tanah Bumbu)—sebagai strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah guna mencapai target nasional 8,1 persen pada 2029. Kepala Bappeda Kalsel Suprapti Tri Astuti menyatakan pendekatan klaster ini menyelaraskan pembangunan sesuai karakteristik dan potensi unggulan masing-masing kawasan, memastikan seluruh program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saling mendukung dan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi-misi gubernur.
Integrasi klaster bertujuan menciptakan pembangunan lebih fokus dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mendukung pemerataan antar-wilayah. Selain itu, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur dasar dan memperkuat ekonomi lokal, termasuk bantuan keuangan Rp 500 juta kepada setiap kabupaten/kota. Upaya ini diharapkan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah secara efektif dan terarah.
Bagikan
Berita terkait
Gubernur Ahmad Luthfi Minta MES Jateng Gerakkan Sektor UMKM
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.18
Raih Peringkat 4 Nasional, Kota Tangerang Terima Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 dari Bappenas
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 01.25
Wamendagri Ribka Ungkap Peran Kemendagri Kawal Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.01
Wamendagri Ribka: Kemendagri Kawal Inflasi & Pertumbuhan Ekonomi Daerah
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 18.30