Pemprov Kalsel Integrasikan 3 Wilayah Untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengintegrasikan pembangunan berbasis tiga klaster wilayah—Banjarbakula (Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, Barito Kuala), Banua Anam (Tabalong, Tapin, Balangan, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara), dan Sentuhan Bersujud (Kotabaru, Tanah Bumbu)—sebagai strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah guna mencapai target nasional 8,1 persen pada 2029. Kepala Bappeda Kalsel Suprapti Tri Astuti menyatakan pendekatan klaster ini menyelaraskan pembangunan sesuai karakteristik dan potensi unggulan masing-masing kawasan, memastikan seluruh program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saling mendukung dan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi-misi gubernur.
Integrasi klaster bertujuan menciptakan pembangunan lebih fokus dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mendukung pemerataan antar-wilayah. Selain itu, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur dasar dan memperkuat ekonomi lokal, termasuk bantuan keuangan Rp 500 juta kepada setiap kabupaten/kota. Upaya ini diharapkan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah secara efektif dan terarah.
Bagikan
Berita terkait
HUT ke-1 KGSR, OSO Sampaikan Pesan Pentingnya Pembangunan Daerah
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 22.27
Video: Selamatkan Mentawai Dari Kemiskinan, Pemkab Butuh Perluas APL
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.13
Kemendagri Dorong Transformasi Dekranas, PKK, dan Posyandu
Detik.com · 22 September 2026 pukul 14.24
Terungkap! Begini Cara Bappenas Rancang Kebijakan Buat Daerah
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 12.30