Pemprov Kalsel Transformasi Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Banua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengubah orientasi kebijakan pariwisata dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menjadi memperbesar nilai ekonomi yang dirasakan masyarakat. Kebijakan ini tertuang dalam RPJMD Kalsel 2025-2029 dengan target pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 8,1 persen pada 2029. Saat ini kontribusi pariwisata terhadap perekonomian Kalsel masih sekitar 0,22 persen dari total pertumbuhan ekonomi 5,2 persen pada 2025.
Dinas Pariwisata Kalsel menyusun peta jalan transformasi dengan melibatkan akademisi. Beberapa pengungkit utama ditetapkan, antara lain Geopark Meratus yang berstatus UNESCO Global Geopark, destinasi prioritas, desa wisata, event unggulan, digital tourism, dan ekonomi kreatif. Pengembangan destinasi menggunakan pendekatan klaster: Banjarbakula sebagai gerbang utama wisata perkotaan, Banua Anam berbasis Geopark Meratus serta wisata alam dan budaya, dan Saijaan Bersujud untuk wisata bahari dan petualangan.
Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Iwan Fitriady menekankan transformasi ini membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar manfaat ekonomi meliputi transportasi, penginapan, kuliner, UMKM, dan desa wisata dapat dirasakan luas oleh masyarakat. Digitalisasi juga diperkuat untuk memperluas promosi destinasi dan produk lokal.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina SMPEXPO 2026 Gandeng 150 UMKM
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 22.56
Rajiv: Dog Does Disco Bukan Sekadar Festival Anjing, UMKM Ikut Tumbuh
kumparan · 27 September 2026 pukul 21.58
IFG Gandeng Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 20.51
IFG dan Jamkrindo Kolaborasi Ubah Potensi Budaya Jadi Peluang Ekonomi bagi UMKM
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 20.06