Pemprov Sumsel Dorong GSMP Naik Kelas Jadi Gerakan Pemberdayaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, mendorong Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) bertransformasi dari program bantuan menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi menjadi pelaku produktif yang mampu menciptakan kemandirian pangan dan nilai ekonomi bagi keluarga.
Program yang berjalan sejak 2021 ini terbukti berdampak pada penurunan angka kemiskinan Sumsel dari 9,85% (September 2025) menjadi 9,50% (Maret 2026), mengingat komponen makanan berkontribusi 75,26% terhadap garis kemiskinan. Untuk memperkuat koordinasi, pemerintah telah mengukuhkan Forum Kemitraan Sinergi GSMP dan Pandu GSMP.
Meski skor Pola Pangan Harapan (PPH) meningkat, pengembangan GSMP masih menghadapi tantangan dalam hal pendampingan, data sasaran, dan hilirisasi. Oleh karena itu, Pemprov Sumsel fokus pada pembenahan sistem tata kelola dan pembangunan data sasaran berbasis DTSEN untuk memastikan keberlanjutan program.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah siapkan Rp17 triliun untuk bantuan beras di kuartal IV-2026
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.53
Seminar Nasional UNIROW, Wamensos Soroti Peran Strategis Perguruan Tinggi
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 14.16
Pertamina Regional Jawa Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.37
Herman Deru Pastikan Stok Telur untuk Dukung Program MBG di Sumsel
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 09.50