Penampakan Menakjubkan Gerhana Matahari Total 12 Agustus dari Luar Angkasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 tidak hanya disaksikan oleh jutaan warga di Greenland, Islandia, dan Spanyol, tetapi juga direkam dari antariksa oleh armada wahana NASA, ESA, dan NOAA. Dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), astronot Jessica Meir mengabadikan gerhana parsial dengan cakupan sekitar 18 persen. Fotografer Joel Kowsky juga menangkap momen langka siluet ISS melintas di depan matahari yang tergerhana di Maine, AS.
Misi Proba-3 ESA merekam fenomena "gerhana ganda" di mana piringan matahari ditutupi bulan dan koronograf buatan. Satelit Meteosat Third Generation Imager (MTG-I1) dari orbit geostasioner 36.000 km menangkap bayangan bulan menyapu permukaan Bumi melengkung ke selatan hingga garis terminator di Eropa. Satelit GOES-19 NOAA memantau pergerakan bayangan melintasi Greenland, Islandia, hingga Spanyol. Satelit DSCOVR NASA dari jarak 1,5 juta kilometer pun mengabadikan bayangan bulan yang menyelimuti Bumi.
Dokumentasi multi-perspektif ini memberikan pemahaman baru tentang skala dan dinamika gerhana matahari total, memperkaya pengetahuan astronomi dan apresiasi publik terhadap fenomena alam langka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.00
Penampakan Gerhana Matahari di Luar Angkasa, Bentuknya Tak Terduga
Berita terkait
2 Astronaut Wanita dari NASA dan ESA Sukses Lakukan Spacewalk Lebih dari 6 Jam
kumparan · 2 September 2026 pukul 17.32
Astronot NASA dan ESA Selesaikan Misi Spacewalk Penggantian Antena ISS
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.30
NASA Siap Jalankan 2 Misi Baru Gunakan Pesawat Antariksa Starliner
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 18.54
NASA Setop Pakai Laptop ThinkPad, Ini Alasan Ganti Merek Lain
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 10.25