Penanganan Karhutla Gunung Bromo Optimalkan Jalur Darat Akibat Angin Kencang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo, khususnya di wilayah Jemplang, Watu Gede, dan Gunung Kursi, mulai mereda. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jatim, TNBTS, TNI, Polri, Manggala Agni, dan warga kini mengoptimalkan pemadaman melalui jalur darat menggunakan tangki air karena medan yang terjal.
Operasi water bombing menggunakan helikopter terpaksa dihentikan akibat angin kencang mencapai 19 knot dan adanya sebaran abu vulkanik Gunung Semeru yang membahayakan penerbangan. BMKG memperingatkan potensi angin kencang hingga 48 km/jam yang berisiko memicu kembali bara api. Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan pengunjung dari asap, seluruh jalur wisata Gunung Bromo ditutup sementara sejak Sabtu (12/9).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 22.50
FOTO: Api Karhutla Bromo Meluas, Merembet Sampai ke Jemplang
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 21.35
Karhutla Masih Terjadi di Bromo, Semeru, Argopuro dan Kawinajang
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 19.07
Terkendala Angin, BPBD Jatim Hentikan Pemadaman Helikopter Water Bombing di Bromo
CNN Indonesia · 13 September 2026 pukul 16.38
Kebakaran Hutan Bromo Merembet ke Malang-Lumajang, Jalur Ditutup
Berita terkait
Kawasan Wisata Gunung Bromo Dibuka Kembali setelah Karhutla Ditangani Selama 13 Hari
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 18.00
Pascakebakaran, Wisata Gunung Bromo Dibuka Kembali Kamis 20 Agustus 2026
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.01
Setelah Proses Pemadaman, Kawasan Bromo Bakal Dibuka 20 Agustus
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.41
Karhutla Gunung Bromo Meluas, Area Terdampak Capai 520 Hektare
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 11.36