Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Pencarian 5 Jurnalis dan ABK di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Operasi pencarian jurnalis dan Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Arupadhatu I yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung 3 hari tambahan. Pengumuman ini disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Amrad, pada Kamis (17/9/2026). Kapal tersebut mengangkut 8 orang, termasuk kapten Warta (55), ABK Surakman (60), guide Heriyanto (49), serta lima jurnalis dari berbagai media: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Arie Basuki (Merdeka), Yudistiro Pranoto (Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Anadolu), dan Donal Husni (freelance).

Meskipun operasi pencarian resmi dihentikan, Basarnas menegaskan bahwa pencarian tidak akan benar-benar berhenti. Tim SAR gabungan siap untuk kembali meluncurkan operasi jika ditemukan petunjuk atau tanda-tanda baru mengenai keberadaan para hilang. Sebelumnya, hingga hari ke-10 pencarian, telah dikerahkan 24 kapal untuk menyisir area Selat Sunda.

Kejadian ini menyoroti risiko yang dihadapi para jurnalis dan awak kapal saat melaporkan situasi darurat di wilayah yang rawan, sekaligus menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait