Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas ke Samudra Hindia

Tim SAR Gabungan memperluas pencarian lima jurnalis dan tiga warga yang hilang di perairan Selat Sunda ke wilayah Samudra Hindia pada hari ketujuh operasi. Pencarian awal dilakukan di perairan Selat Sunda setelah kapal cepat Arupadhatu 1 yang membawa delapan orang tersebut hilang kontak pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Lautan menuju Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, belum ada tanda ditemukannya kapal atau korban. Namun, tim berhasil menemukan jaket pelampung dan terpal yang diduga berasal dari kapal yang hilang. Pemilihan area pencarian didasarkan pada pengamatan pergeseran arus laut agar pencarian lebih efisien. Cuaca menjadi kendala utama dalam operasi pencarian ini. Pada hari pertama dan kedua, aktivitas Gunung Anak Krakatau menghambat pencarian. Selama hari ketiga hingga keenam, kabut tebal membatasi jarak pandang helikopter, bahkan membuat penerbangan tidak dapat dilakukan pada hari keenam. Karena koordinat pasti lokasi korban belum terdeteksi, tim SAR belum dapat menerjunkan penyelam untuk pencarian di bawah air. Operasi pencarian diperpanjang selama tiga hari ke depan setelah evaluasi hari ketujuh tidak memberikan hasil konkret. Keputusan untuk melanjutkan pencarian akan tetap mengacu pada kondisi lapangan dan ketersediaan fasilitas operasional yang mendukung.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait