Pencarian 5 Wartawan Hilang di Anak Krakatau Belum Dilakukan via Udara, Kenapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pencarian lima wartawan, satu tour guide, dan dua ABK KM Arupadhatu 1 yang hilang kontak pada Senin (7/9) saat meliput Gunung Anak Krakatau masih dilakukan via jalur laut. Pencarian udara urung karena abu vulkanik menghambat operasi. Kapolda Banten Irjen Hengki menyatakan akan menunggu perkembangan erupsi sebelum melanjutkan pencarian udara. Operasi marinasi difokuskan di lima sektor dengan area pencarian 236 nautical mile (505 km). Tim SAR Banten telah mengerahkan lima alat pelacakan dan memperluas pencarian ke pulau kecil seperti Krakatau Besar dan Pulau Panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.50
Anak Krakatau Muntahkan Abu Tebal Saat Proses Pencarian 5 Jurnalis
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.15
Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 17.30
5 Wartawan Hilang di Perairan Anak Krakatau, Pencarian Masuk Hari Kedua
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 17.01
Tiga Kapal Perang Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Berita terkait
3 Kapal Perang Dikerahkan Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.11
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda: DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.31
Operasi SAR 5 Jurnalis dan 3 Kru di Selat Sunda masih Berlangsung, Pos Antemortem Disiapkan
JawaPos · 9 September 2026 pukul 14.00
Pencarian Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Fokus ke Barat Daya
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.42