Penerbangan Tanjung Puting Kalteng Terganggu Imbas Asap Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin pekat mulai mengganggu sektor pariwisata di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sejumlah wisatawan mancanegara yang akan mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting mengalami keterlambatan penerbangan. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kobar, Muhammad Alwan, menyampaikan bahwa asap karhutla menjadi kendala utama bagi wisatawan asing yang memiliki jadwal perjalanan ke Tanjung Puting. Meskipun hingga kini belum ada laporan pembatalan kunjungan, dampak yang terpantau saat ini masih berupa keterlambatan penerbangan. Pemerintah daerah tetap memantau perkembangan situasi, terutama dalam dua minggu kedepan, untuk menilai apakah kabut asap semakin meluas dan mempengaruhi transportasi udara serta kenyamanan wisatawan.
Periode Juni hingga awal Oktober biasanya merupakan masa ramai kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanjung Puting, sehingga kekhawatiran terhadap dampak karhutla semakin besar. Jika kondisi asap tetap buruk, gangguan terhadap penerbangan dan perjalanan wisatawan diperkirakan akan semakin signifikan. Informasi terkait kendala perjalanan juga disampaikan oleh Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Kabupaten Kotawaringin Barat, yang turut memantau situasi penerbangan dan kunjungan wisatawan. Bagi pelaku pariwisata, kabut asap menjadi persoalan serius jika berlangsung lama, karena selain mengganggu jadwal penerbangan, kondisi ini juga dapat mengurangi kenyamanan wisatawan selama perjalanan ke kawasan Tanjung Puting.
Bagikan
Berita terkait
Asap Karhutla Kalimantan ke Pulau Jawa? Ini Penjelasan BMKG
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.00
Genjot Transaksi QRIS Antarnegara, BI Siapkan Indonesia Travel Pack
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 16.12
Ekosistem Ekonomi Digital Makin Kuat, BI Bidik Wisman Lewat Indonesia Travel Pack
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 14.48
Ratusan Penerbangan Batal Imbas Asap Karhutla Kalimantan
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 20.52