Pengamat: Kalau Terjadi Antrean, Jangan Simpulkan Stok BBM Kurang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Antrean panjang kendaruan logistik saat mengakses solar bersubsidi di Sumatera dan Kalimantan tidak serta-merta menunjukkan kekurangan stok BBM nasional. Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS), Ali Ahmudi Achyak menjelaskan, antrean perlu dikaitkan dengan mekanisme pengaturan kuota yang berjenjang dari tingkat nasional hingga SPBU. Jika stok nasional dan regional aman, masalahnya bisa terletak pada distribusi, logistik, atau penyelwengan di lapangan.
Ali menekankan pentingnya menelusuri kondisi mulai dari stok nasional, regional, terminal BBM, hingga SPBU sebelum menyimpulkan adanya kelangkaan. Wilayah seperti Sumatera dan Kalimantan lebih rentan mengalami gangguan logistik akibat infrastruktur dan konektivitas transportasi yang terbatas dibandingkan Jawa yang memiliki moda transportasi lebih beragam.
Menurut Ali, pengaturan kuota di tingkat SPBU harus didukung pengawasan distribusi untuk memastikan kuota benar-benar sampai kepada konsumen yang berhak. Sistem logistik dan distribusi perlu diperiksa terutama ketika antrean panjang mengganggu aktivitas dan keselamatan pengemudi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 19.15
Bahlil Mau Bahas Rencana Pembatasan BBM Subsidi Pakai Desil
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.50
Pembatasan Pertalite Pakai Desil 9-10 Lanjut? Begini Jawaban Bahlil
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.20
Perintah Prabowo, Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 14.40
Bahlil Wanti-Wanti Orang Kaya Jangan Pakai BBM Subsidi
Berita terkait
Bahlil Ungkap 2 Biang Kerok Antrean Panjang Isi BBM di Makassar
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.38
Bahlil Sebut Antrean BBM di Makassar Sudah Bisa Diurai: Ada Shifting ke Subsidi
kumparan · 17 September 2026 pukul 16.30
Pertamina Patra Niaga Pastikan Antrean BBM di Makassar Berangsur Normal
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 14.03
Bahlil Ungkap Penyebab Antrean BBM di Makassar
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 20.30