Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pengangguran Kaum Muda Naik di Tengah Ekspansi Teknologi AI

Laporan terbaru Organisasi Buruh Internasional (ILO) menunjukkan pengangguran kaum muda global naik dari 12,3% pada 2024 menjadi 12,4% pada 2025, setara dengan 67 juta pengangguran berusia 15-24 tahun. Kenaikan terbesar terjadi di negara-negara berpendapatan tinggi, terutama di Afrika Utara, Amerika Utara, serta Eropa Utara, Selatan, dan Barat. Proporsi anak muda kategori NEET (tidak bekerja, tidak bersekolah, tidak ikut pelatihan) juga meningkat menjadi 20%, atau lebih dari 257 juta orang.

ILO mengidentifikasi sejumlah faktor penyebab, termasuk melambatnya pertumbuhan ekonomi global, menyusutnya penciptaan lapangan kerja, ketegangan geopolitik, dan perubahan teknologi cepat—khususnya kecerdasan buatan (AI). Pekerjaan yang selama ini menjadi pintu masuk anak muda ke pasar kerja, seperti posisi perkantoran, administrasi, penjualan, dan manufaktur, semakin berkurang. Meski ILO menilai masih terlalu dini menyimpulkan hubungan langsung antara AI dan pengangguran kaum muda, kekhawatiran anak muda tentang penggantian pekerjaan oleh teknologi semakin meningkat. ILO memproyeksikan tingkat pengangguran anak muda akan bertahan di 12,3% pada 2026-2027.

Berita terkait